BUNGO,PJ – Terungkap dan Tertangkapnya para pelaku penculikan terhadap Bilqis, bocah perempuan asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sempat membuat gempar jagat Maya dan dalam seketika beritanya langsung viral.
Hal ini membuat sedih pasangan Azwani dan Firda Muslimah serta turut menguak kasus penculikan yang sudah lama terjadi di Muara Bungo, Jambi. Anak dari Azwani dan Firda Muslimah, yang hilang pada 2022 lalu, sudah dilaporkan ke Polres Bungo, tapi hingga akhir 2025 ini, Kasus tidak ada perkembangan bahkan tidak diproses dan diusut tuntas.
Azwani dan Firda Muslimah tinggal di Dusun Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi dan memiliki anak, bernama Muhammad Kenzie Alfarizi.
Menurut pengakuan Firda, Kenzie hilang pada 1 September 2022 lalu pada pukul 09.00 WIB di depan rumahnya, saat itu Firda tengah berjualan, sementara sang anak sedang bermain.
Hal ini disampaikan oleh Firda saat menjadi narasumber di siniar atau podcast Denny Sumargo pada 14 Oktober 2024 lalu.
“Karena kan anaknya memang suka main jauh, kadang ke SD, saya kira main ke SD, karena biasanya ke SD terus pulang lagi, rumah saya tu kan didekat SD itu,” sebut Firda.
“Kejadian itu terjadi begitu cepat bang, saya cari-cari udah nggak ketemu,” sambungnya.
Sejak saat itu kami langsung melapor ke Polres Bungo dan hingga kini kasus hilangnya anak kami belum ada perkembangan, sementara kasus yang terjadi di Sulawesi tepatnya di Makasar bisa terungkap dan anak yang diculik ternyata ada di Jambi.
“Kami berharap, Polres Bungo bisa megungkap kasus penculikan anak kami, seperti yang telah diungkap oleh Kepolisian Makasar,”ujar orangtua Korban.
Polres Bungo Baru Membentuk TIM KHUSUS
Viralnya pemberitaan ditemukannya Bilqis bocah perempuan asal Makasar, sepertinya membuat malu Polres Bungo, soalnya Kasus penculikan serupa juga pernah terjadi diwilayah Hukum Polres Bungo pada tahun 2022 lali, tapi hasilnya Zonk alias Nol.
Meski Kenzie sudah hilang sejak tiga tahun lalu, polisi justru baru membuat tim khusus untuk mencari Kenzie pada Rabu (12/11/2025) kemarin.
Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono. Kapolres mengatakan tim khusus itu melibatkan empat kesatuan yakni Polres Bungo, Polres Tebo, Polres Sarolangun, dan Polers Merangin.
“Kami hari ini membentuk tim khusus gabungan dengan melibatkan Polres Meranging, Sarolangun, dan Tebo, dan (pencarian -red) dimulai hari ini,” jelasnya. (*)










